LightBlog

Senin, 29 Januari 2018

Perbedaan Asuransi dan Bank, Awas Tertipu !

Benarkah menabung di asuransi itu akan menambah dari sisi keuangan? Bingung mau pilih menyimpan uang dimana antara asuransi atau bank? Apakah sama cara kerja asuransi dengan bank?

Pertanyaan yang sering muncul dan mungkin menjadi pertanyaan anda juga ketika anda masih bingung untuk membedakan antara asuransi dan bank. Banyak yang bilang sama-sama saja menabung, ada yang bilang rugi menabung di asuransi dan pandangan-pandangan lainya yang belum dipastikan kebenaranya.


Untuk paham dengan perbedaanya, di harapkan membaca sampai tuntas, agar tidak terjadi kesalah pahaman tentang asuransi dan bank 

Untuk membedakan antara asuransi dan bank, kita bahas satu persatu terlebih dahulu

#1 Bank

Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote.
(Dikutip dari : Wikipedia)

Apa yang menjadi alasan anda untuk menabung di bank? 
  • Simpanan untuk biaya yang di keluarkan di waktu yang akan datang?
  • Untuk modal usaha?
  • Agar tidak menyimpan uang berceceran di rumah, dompet bahkan di bawah kasur?
  • Untuk dana tak terduga?
Mungkin banyak orang yang memang memiliki alasan seperti itu untuk menabung di bank, dan itu memang benar karena bank adalah tempat untuk menabung. 

Apakah bank di awasi lembaga pemerintah?

Jelas..

Bank, Pasti memiliki perizinan dan telah terjamin oleh pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ketika suatu saat bank memiliki masalah dengan uang yang di simpan oleh masyarakat, maka lembaga ini akan ikut turun tangan untuk menyelesaikannya. 

Uang anda aman di simpan dan tidak perlu khawatir dengan keberadaan uang anda.

Apakah benar bank itu untuk transaksi keuangan?

Betul Sekali..

Bank menerima dana dari masyarakat dalam bentuk tabungan, giro serta memberikan bunga. Bisa juga sebagai bentuk pinjaman modal. Bank menerbitkan buku giro, bilyet atau cek. Anda juga dapat melakukan kliring antar bank. 

Jadi sudah jelas bank itu memang untuk bertransaksi. Baik itu antar bank yang sama atau lintas bank. seperti contoh simple nya anda melakukan transfer kepada orang lain.

Menurut Prof. G.M. Verryn Stuart bank ialah badan usaha yang wujudnya ialah memuaskan keperluan orang lain, dengan cara memberikan kredit yang berupa uang yang diterimanya dari orang lain, sekalipun dengan cara dengan menambah uang baru (kertas atau logam).

Artinya bank ini memutarkan uang dari berbagai sumber yang di terima dari orang lain (para nasabah) tapi ketika anda akan menarik uang anda, jumlah uang yang anda ingin keluarkan tetap anda (walaupun secara fisik, itu bukan uang yang sebelumnya anda tabungkan).

Sederhana nya bank di gunakan banyak orang untuk menabung dan juga bertransaksi

#2 Asuransi

Asuransi Adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis di mana perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, di mana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut.
(Dikutip dari : Wikipedia)

Baca juga untuk detailnya : Pengertian Asuransi

Apakah asuransi tempat menabung?

Kurang tepat..

Lebih tepanya asuransi merupakan tempat mengelola uang. Mengapa? Karena dana yang kita masukan itu dikelola untuk proteksi dan investasi.

Apa ada lembaga pemerintah yang bertanggung jawab akan perusahaan asuransi?

Ada..

Perusahaan asuransi di awasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Lantas untuk apa fungsi utama asuransi?

Fungsi asuransi adalah melindungi kita dari berbagai resiko yang terjadi. misalnya, anda ketika anda sedang mengumpulkan dana untuk kebutuhan tertentu seperti pendidikan anak. Lalu anda menabung di bank. ketika di tengah perjalanan menabung, anda mengalami resiko seperti kecelakaan dan membuat anda tidak bisa bekerja. Apakah tabungan akan berlanjut? mungkin tidak jika anda tidak bisa bekerja

Lantas apa yang terjadi? Uang tabungan yang tadinya untuk biaya sekolah anak akan di ambil untuk perawatan dan sebagainya. lantas bagaimana dengan kelanjutan tabungan nya?

Nah, ini yang yang membedakan asuransi dengan bank, ketika anda mengalami resiko, dana yang disimpan masih tetap berjalan sebagai mana mestinya dan dana resiko akan di bantu oleh asuransi.
Maka dari itu asuransi itu lebih tepat di sebut tempat mengelola uang.



Menyimpan dana di asuransi ataupun di bank sama-sama memiliki resiko masing-masing. keduanya mempunyai kekurangan dan kelebihan. dan yang pasti memiliki tujuan yang sangat berbeda.

Tujuan orang menyimpan uang di bank :
Singkatnya adalah Menabung dan Bertransaksi. Jadi bank digunakan untuk jangka waktu dekat.

Kapan kita harus menabung?
Kapan saja ketika anda mau menabung.

Kapan kita bisa mengambil uang?
Kapan pun ketika kita akan mengambilnya.

Tujuan orang menyimpan uang di asuransi :
Singkatnya adalah untuk proteksi dan investasi sebagai bonus.

Kapan kita harus menyimpan uang?
Sesuai perjanjian yang dilakukan, bisa per bulan, per tahun, dan lainya.

Kapan kita bisa mengambil uang?
Sesuai perencanaan dan perjanjian yang telah di lakukan, biasanya jangka panjang seperti 10 tahun berikutnya.

KESIMPULAN

Jika anda akan merencanak keuangan jangka pendek gunakanlah bank, namun jika anda akan merencanakan keuangan jangka panjang gunakanlah asuransi.

Menyimpan uang di bank, hari ini kita menyimpan dan besoknya kita ambil uang nya pasti bisa. Namun di asuransi tidak seperti itu, karena ada Cara Kerja Asuransi nya.

Ketika menyimpan uang untuk perencanaan jangka panjang seperti pensiun, pendidikan anak, dan lain-lainya ada resiko yang bisa terjadi. jika anda menyimpan di bank dan anda terjadi dengan resiko itu, maka tabungan kita akan terpakai untuk biaya perawatan.

Namun ketika anda menyimpan uang untuk perencanaan jangka panjang seperti pensiun, pendidikan anak, dan lain-lainya di asuransi. Ketika anda terjadi resiko, maka biaya resiko tersebut akan di tanggulani oleh asuransi tersebut.

Itu yang membedakan antara Bank dan Asuransi.

Jika anda mampu untuk merencanakan kedua-duanya, maka gunakanlah kedua-dua nya. jadi ketika anda ingin bertransaksi dan mengambil dana cepat maka anda menyimpan uang lah di bank yang nantinya akan anda pakai untuk bertransaksi.
dan jika mampu anda gunakan lah asuransi juga untuk meminimalisir resiko yang terjadi di kemudian hari, ketika terjadi resiko seperti itu maka kita sudah siap menghadapinya.

Semoga membantu anda untuk paham tentang perbedaan secara singkat antara bank dan asuransi. mungkin ini tidak se detail yang seharusnya di bahas. karena akan sangat panjang pembahasanya. Tujuanya adalah agar anda tidak keliru dalam menyimpan uang di tempat yang tujuanya berbeda.

Untuk konsultasi lebih banyak tentang asuransi, bisa menghubungi financial consultran/agen asuransi yang dapat anda hubungi.

Untuk kebutuhan jangka pendek dan bertransaksi gunakanlah Bank.
Untuk kebutuhan jangka panjang dan meminimalisir resiko gunakanlah asuransi

#CERDASBERASURANSI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar