LightBlog

Rabu, 24 Januari 2018

Rugi Ikut Asuransi? Ternyata Ini Faktornya

Di era sekarang ini perusahaan asuransi semakin berkembang pesat. penjualan yang semakin meningkat dan bertebaran nya para agen-agen asuransi di kalangan masyarakat. Semakin banyak nya agen semakin sempit nya pasar yang bisa di garap

Dalam kegiatan para agen memberikan edukasi terhadap masyarakat, masih ada pula agen-agen yang hanya bermata komisi tanpa mementingkan edukasi. Apa akibatnya? banyak manfaat asuransi yang belum tersampaikan dengan baik. Pada akhirnya nasabah merasa tidak maksimal dalam mengikuti asuransi bahkan merasa rugi ikut asuransi.
inilah rugi ikut asuransi
Tapi di balik semua itu, minimnya pengetahuan masyarakan akan perencanaan keuangan dan belum banyak informasi yang di dapatkan. Akibatnya adalah anda tergiur dengan iming-iming uang yang akan berlipat di kemudian hari tanpa melihat manfaat dan kebutuhan yang anda perlukan. Data dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mengungkapkan bahwa

Hanya 36.02% masyarakat menyatakan memiliki kemampuan menghitung bunga, angsuran, hasil investasi, biaya penggunaan produk, denda, inflasi.

Presentase masyarakat tentang pngetahuan perencanaan keuangan masih kecil, bahkan dibawah 50%

"Saya rugi ikut asuransi, uang saya tidak kembali"
"Agen asuransi itu penipu"
"Asuransi susah klaim nya"
"Saya gatau kenapa saya beli asuransi, udah lupa manfaatnya"

Kata-kata itu seringkali muncul di kalangan masyarakat, mungkin di telinga anda atau bahkan anda yang mengatakanya. Hal yang wajar jika anda memang belum memperhatikan faktor-faktor nya

Mari kita lihat

#1 Tidak tahu manfaat 
Pada awalnya agen akan memberikan edukasi asuransi itu seperti apa. Diwaktu seperti ini anda harus tau konsep dasar asuransi itu seperti apa. Pada dasarnya asuransi itu adalah Sharing Resiko dan Perencanaan Keuangan Jangka Panjang bukan menabung uang seperti bank. 

setelah anda paham itu,maka agen akan membuatkan anda ilustrasi. biasanya dengan perkiraan premi yang akan di bayar nantinya pada saat anda telah menyetujui nya. pada saat ilustrasi selesai di buat, akan ada manfaat-manfaat apa saja yang akan anda dapat.

ini sangat penting anda ketahui karena akan di jelaskan oleh agen asuransi tentang manfaat-manfaat yang di dapat. Jika anda merasa bingung dan belum paham coba tanyakan. jangan anda hanya meng "Iya" kan saja karena akan fatal ketika anda tidak tahu sepenuhnya tentang manfaatnya.

Ini poin dasar ketika anda akan mengikuti asuransi, jika poin ke 1 ini anda belum paham, maka besar kemungkinan nanti kedepanya anda akan merasa sia-sia mengikuti asuransi.

Apa yang harus di lakukan agar tau manfaat asuransi? Cari informasi dulu tentang asuransi di berbagai media. Lakukan perbandingan agar anda tahu kelebihan dan kekurangan nya seperti apa.

#2 Membeli tanpa berkonsultasi
Mungkin di keluarga anda beberapa ikut asuransi dan merekomendasikanya kepada anda. mendengar cerita dari teman yang ikut asuransi dan anda tertarik ikut asuransi. Setelah itu anda langsung membeli tanpa berkonsultasi.

FATAL ! Karena setiap orang memiliki kebutuhan asuransi yang berbeda. ketika asuransi yang di gunakan di sodara atau kerabat anda sudah pas dan cocok bagi mereka. belum tentu itu akan menjadi cocok pada anda.

Akibatnya anda menyesal karena mengikuti asuransi dan hasilnya tidak sesuai harapan anda. Apa yang harus di lakukan? Konsultasikan kepada Financial Consultant. karena mereka akan menganalisa manfaat seperti apa yang akan cocok bagi anda. Sudah terlanjur membeli bagaimana? Segeralah meminta review polis kepada Financial Consultant.

#3 Terpaksa Beli Karena Agen nya Kerabat/Sodara
Apa anda termasuk pada poin ke 3 ini? sodara atau kerabat anda seorang agen asuransi dan menawarkan kepada anda lalu karena ada rasa tidak enak, anda membeli nya. Perlu di ingat anda harus bijak dalam menyikapi hal ini karena akan berdampak panjang kepada anda.

Biasanya pada kondisi ini anda terlalu terburu buru membelinya. bahkan anda sampai tidak tahu manfaat nya apa saja. Ingat bukan berarti anda tidak boleh membeli dari agen yang sebagai sodara atau kerabat anda. tapi poin nya adalah anda harus tahu terlebih dahulu apa yang di tawarkan sodara/kerabat anda itu.

Selama anda tidak terpaksa membelinya dan merasa aman-aman saja dan sudah paham manfaatnya itu tidak ada masalah sama sekali. Tapi kalau anda merasa terpaksa dan sudah membelinya, apa yang harus di lakukan?
Segera review ulang polis anda dan upgrade sesuai kebutuhan anda .

#4 Tergiur Dengan Premi Murah
Premi murah memang menjadi idaman di kalangan masyarakat. karena pada dasarnya manusia senang dengan harga yang kompetitif. ada yang murah langsung tergiur tanpa mengkaji terlebih dahulu.

yang perlu di garis bawahi adalah premi murah tapi tidak sesuai manfaat, Buat Apa ! bahkan bisa saja terjadi ketika di awal premi murah dan ketika tahun-tahun berikutnya harga premi melonjak pesat sampai mencekik anda. pada kondisi ini sangat berbahaya karena bisa jadi anda merasa bingung. mau melanjutkan preminya melonjak "Gila", mau berhenti jadi rugi.

Ada Harga Ada Kualitas

Menurut saya istilah seperti itu ada benarnya. Mengapa? Karena setiap perusahaan pasti sudah melakukan riset oleh bagian ahlinya dan mereka menentukan harga pun pasti dipikirkan dengan matang dan membandingkan dengan para pesaing nya. Oleh karena itu mereka mengambil harga pasti sesuai kualitas yang diberikan.

Bukan berarti premi murah itu jelek. Selama itu sesuai dengan manfaat dan kebutuhan anda, berarti tidak ada masalah.

#5 Merasa Cocok Untuk Berinvestasi
Apaka asuransi sepenuhnya untuk investasi? 

Bukan

Karena asuransi pada dasarnya adalah untuk sharing resiko. jadi asuransi itu adalah sebuah proteksi. 

"Lantas kenapa ada investasi di asuransi?"
Karena di era sekarang masyarakat akan merasa rugi ketika selama mengikuti asurasi dan tidak pernah melakukan klaim. Kemana uang mereka? Hangus, Jika tidak ada nilai investasi nya. 

Oleh karena itu nilai investasi akan menyelamatkan dana yang telah kita bayarkan selama bertahun tahun. Jika anda mengikuti asuransi traditional, ketika sampai 10 tahun misalnya mengikuti asuransi dan anda tidak pernah klaim, Dana premi yang telah kita bayarkan selama ini akan tetap hangus. 

Ketika anda mengikuti asuransi unit link (yang ada nilai investasi) ketika sampai 10 tahun misalnya mengikuti asuransi dan anda tidak pernah klaim. Setidaknya anda bisa mengambil nilai investasi nya yang aggaplah itu sebagai tabungan kita selama ini.

bukan berati salah untuk berinvestasi di asuransi, boleh saja untuk mereka yang pemula yang tidak tahu akan dunia investasi. Kalau memang anda berniat berinvestasi tempatkanlah pada tempatnya. Karena asuransi kurang tepat untuk sepenuhnya berinvestasi


"Lalu mengapa ada perencanaan seperti pendidikan anak, pensiun dan sebagainya?"

Karena ketika anda mengumpulkan uang untuk pendidikan anak atau pensiun ada resiko yang bisa terjadi. ketika resiko itu terjadi, biaya resiko nya bisa di tangani oleh asuransi. karena Pendidikan anak dan pensiun adalah rencana jangka panjang. Bukan rencana seperti akan membeli baju baru di hari esok.

#6 Tidak Membaca Buku Polis
Buku polis di berikan agar di baca oleh nasabah. karena disitu tercantum semua aturan dan kondisi-kondisi yang nanti suatu saat akan terjadi kepada anda. Tidak membaca buku polis = Bunuh diri. Kenapa? Karena ketika anda klaim dan tidak di setujui, mungkin saja kondisi itu sudah dibahas di dalam buku polis.

#7 Data Riwayat Kesehatan Tidak Jujur
Ketika akan mendaftar asuransi, maka akan ada agen yang menanyakan riwayat kesehatan anda. Apakah anda pernah mengalami sakit kritis sebelumnya, perokok atau bukan, dan lain-lain. untuk cepat dan aman anda bisa saja tidak jujur dan memberikan data yang bukan sebenarnya.

Karena ingin aman dan di setujui polis nya anda tidak menyertakan riwayat penyakit sebelumnya dan data-data lain yang di palsukan. Pada saat klaim dan melanggar aturan, maka klaim tersebut tidak akan di cairkan. 

Misalnya ada beberapa penyakit kritis di tahun pertama yang tidak bisa di lindungi, tapi anda mengalaminya karena anda punya riwayat dan riwayat itu tidak di cantumkan. maka gagalnya klaim ini akan menjadi kerugian untuk anda. 

Jujur dalam memberikan data karena ketika data anda tidak benar bisa di katakan itu merupakan kejahatan di dunia asuransi.

Ke 7 Poin itu ternyata sudah di lakukan oleh anda, tapi ternyata anda masih merasa kurang puas dengan asuransi? Mungkin poin terakhir ini adalah faktor nya

#8 Tidak Memilih Perusahaan Asuransi yang Benefit
perusahaan asuransi sangat bertebaran di era sekarang, tapi tahukah anda tidak semua resmi di awasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Banyak perusahaan asuransi baru yang mulai bermunculan dan dengan modal yang belum kuat dan pada akhirnya gulung tikar.



List Perusahaan yang di awasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) bisa di lihat di situs resmi OJK di bawah ini :



Majalah investor adalah majalah independent yang juga memberikan ulasan mengenai kinerja perusahaan asuransi di indonesia. bertahun tahun melakukan ulasan terhadap kinerja perusahaan asuransi.

Ada beberapa data Top 10 perusahaan asuransi yang dapat dilihat berdasarkan : Aset 2016, Laba Bersih 2016, Premi Neto 2016

Beberapa faktor tadi merupakan poin yang harus anda perhatikan dan pertimbangkan agar dapat memilih perusahaan asuransi yang tepat dan mendatangkan banyak manfaat untuk anda. Jangan beli asuransi kalau belum tau asuransi itu seperti apa

Konsultasikan dengan baik kepada para Financial Consultant juga para agen asuransi sebelum anda membeli polis asuransi. Sudah membeli polis dan merasa masih kurang manfaat? Segeralah meminta review kepada agen asuransi agar anda dapat berkonsultasi.

Ingat ! Asuransi adalah perencanaan keuangan jangka panjang, bukan jangka pendek


Tidak ada komentar:

Posting Komentar